Pasien Jampersal Ditelantarkan 4 Bulan


Ngawi – Setiap kali buang air kecil maupun air besar, Muzayanah mengerang kesakitan lantaran tak kuasa menahan sakit yang luar biasa dibagian alat kelaminnya. Penderitaan yang dialami ibu dua anak, warga Jalan Ronggo Warsito gang Glatik Ngawi ini diguga setelah menjalani prosesi melahirkan di RSUD dr Soeroto Ngawi dengan memakai kartu Jaminan Persalinan (Jampersal) pada 1 Oktober 2011 lalu.

Selama 4 bulan tidak kunjung sembuh, akhirnya Muzayanah dengan diantar Sugianto suaminya melabrak pihak rumah sakit setempat untuk dimintai pertanggung jawabanya, jumat(3/2). Dengan menahan sakit Muzayanah mendatangi ruang pelayanan kandungan untuk mengetahui persis apa penyebabnya dari penderitaanya. “Kalau bisa sembuh seperti semula dan yang menangani proses melahirkan pada waktu itu memang dokter muda,” ungkap Sugianto.

Seperti yang diceritakan Sugianto, setelah istrinya melahirkan anak keduanya Mochamad Rendi langsung merasakan sakit dibagian alat kelaminya. Kemudian Muzayanah dan suaminya sudah berulang kali melakukan konsultasi dan periksa ke pihak rumah sakit. Namun, jawaban yang didapat sama sekali tidak memuaskan. Pihak dokter setiap habis memeriksa Muzayanah mengatakan luka yang ada dibagian alat kelaminya sudah sembuh dan tidak ada gejala lain.

Akan tetapi kenyataan yang ada selama ini, Muzayanah tetap merasakan nyeri apalagi ketika hendak kencing dan buang air besar dirinya terpaksa melakukan dengan cara berdiri soalnya menurut Muzayanah dengan cara duduk seperti biasanya justru mengalami sakit. Sugianto menambahkan, dirinya hanya sebagai kuli bangunan wajar saja untuk setiap memeriksakan istrinya Sugianto harus merogok kocek dalam-dalam karena masa berlakunya kartu Jampersal hanya 24 hari setelah proses melahirkan. Memang kasus yang menimpa Muzayanah tersebut bisa diduga akibat ke! cerobohan tim medis yang menangani waktu itu.

Kemudian akibat kasus yang menimpa Muzayanah, pihak RSUD dr Soeroto ambil langkah ancang-ancang mengelak kalau dikatakan ceroboh. Melalui dokter spesialis kandungan Dr.Sigit Darmadi,SPOG mengatakan, memang wajar ketika habis melahirkan alat kelamin pasien sobek dan kemudian dijahit selanjutnya masuk proses penyembuhan.

Hanya saja proses penyembuhanya mungkin kurang sempurna maka kita adakan repair atau operasi kecil kembali untuk memulihkan lukanya,” kata Dr.Sigit Darmadi,SPOG. Luka robek pada alat kelamin Muzayanah menurut dokter spesialis kandungan tersebut merupakan suatu kejadian biasa dikarenakan faktornya bayi yang agak besar selain itu proses penjahitanya memang ada kelebihan sedikit. “Dalam waktu dekat tiga hari kedepan secepatnya kita tangani pasien ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: