Waduh, Unit Pemadam Kebakaran Kekurangan Sopir


KOTA MADIUN – Wajar ketika terjadi kebakaran bersamaan di dua lokasi petugas pemadam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun tidak bisa langsung cepat menangani sekaligus. Pasalnya, personel pemadam kebakaran, khususnya sopir mobil pemadam, masih kurang.

Saat ini, BPBD punya empat unit mobil pemadam api. Tapi, personel yang siap untuk menjalankannya hanya ada tiga orang. Ketiganya dibagi dalam tiga shift, di mana masing-masing sesi berdurasi delapan jam.

“Kami sudah meminta tambahan (personel) ke Pak Wali. Namun, sampai sekarang belum ada tanggapan. Hanya dengan tiga personel sangat kurang. Idealnya satu shift dua orang. Jadi kami sebenarnya masih butuh tiga orang lagi,” jelas Agus Subiyanto, Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, ketika ditemui teman @dakita.com di kantornya, Jumat (6/1).

Karena situasi ini, menurut Agus, pemadam kebakaran tidak bisa sigap bergerak, apalagi ketika ada dua kejadian dalam satu waktu. “Seperti kejadian hari ini, ada dua titik kebakaran yang bersamaan terjadi di Madiun. Kami cukup kewalahan. Untungnya untuk kantor pelayanan SIM Polres Madiun Kota dibantu unit pemadam kebakaran dari Polres, sehingga kami bisa segera meluncur ke Dungus,” tambahnya.

“Saya tidak mengharapkan ada bencana di Kota Madiun. Namun, jika ada kejadian seperti ini, kita harus segera berbenah agar unit pemadam kebakaran Kota Madiun bisa bekerja optimal,”harap Agus .(wiet)

KETERANGAN FOTO
KURANG SOPIR: Salah satu unit mobil pemadam kebakaran.(wiet)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: