Berbagai Manfaat Kesehatan dari Sarang Semut

Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat meyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migren, rematik dan leukemia.

Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan menaklukkan penyakit tersebut dijelaskan sebagai berikut.

1. KANKER DAN TUMOR

Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut. Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

2. GANGGUAN JANTUNG, TERUTAMA JANTUNG KORONER

Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.

3. STROKE RINGAN MAUPUN BERAT

Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

4. AMBEIEN (WASIR)

Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.

5. BENJOLAN-BENJOLAN DALAM PAYUDARA

Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.

6. GANGGUAN FUNGSI GINJAL DAN PROSTAT

Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.

7. HAID DAN KEPUTIHAN

Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.

8. MELANCARKAN PEREDARAN DARAH

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam sarang memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.

9. MIGREN (SAKIT KEPALA SEBELAH)

Untuk pengobatan migren berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

10. PENYAKIT PARU-PARU (TBC)

Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.

11. REMATIK (ENCOK)

Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

12. GANGGUAN ALERGI HIDUNG, MIMISAN, BERSIN-BERSIN

Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.

13. SAKIT MAAG

Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai antibakteri.

Manfaat Tambahan Sarang Semut Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina.

1. MELANCARKAN DAN MENINGKATKAN ASI

Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan kewanitaan (sari rapet).

2. MEMULIHKAN GAIRAH SEKSUAL

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah seksual ini.

3. MEMULIHKAN STAMINA TUBUH

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dais tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran dan stamina tubuh.

Jakarta Tuan rumah pameran perangko Dunia

Perangko, benda berupa kertas bergambar denagn nilai nominal tertentu,dan berporiferasi pinggirnya, biasa dipakai untuk ganti ongkos kirim / bea kirim surat.  Pada masanya perangko tidak hanya sebagai bea kirim surat saja, sebagian penggemar perangko meng koleksinya sebagai hoby. Banyak hal bagi penggemar koleksi prangko yang didapat, mulai dari nilai historysnya,perkembangan tekhnologi kertas dan tinta sampai beragam kesalahan pembuatan prangko yang bisa menaikan harga nominal prangko itu,”jelas Sugiharto ,anggota Filatellis Madiun”.

Tahun ini merupakan tahun paling ditunggu para filatelis Indonesia, karena pada bulan Juni mendatang akan berlangsung pameran perangko dari seluruh dunia. Tanggal 18 sampai 24 Juni di Jakarta Covention Hall, dan rencana akan diikuti lebih dar 3500 fillatelis dari seluruh dunia.Seperti dituturkan LetJend (purn) Soejono, ketua Philatelis Indonesi kepada teman http://www.liputanmadiun.wordpress.com. Tema Pameran Kali ini adalah “Bridging to the world of peace trought the stamp” Jembatan menuju dunia yang damai melalui perangko.

Bagaimana dengan filatelis madiun?  beberapa filatelis  Madiun,yang dihubungi teman http://www.liputanmadiun.wordpress.com , menyatakan tertarik untuk ikut pameran, akan tetapi kondisi fisik para filatelis yang sudah renta tidak memungkinkan untuk perjalann jauh. Lima orang yang ditemui teman adakita memang sudah tua dan ada yang sedang sakit, sedangkan anak-anaknya kurang berminat pada perangko dan benda pos ini.

Bahkan dari pengamatan teman adakita, dan dari  pengakuan beberapa filatelis, telah banyak koleksi perangko kuno Indonesia yang lepas ketangan pembeli dari Luar negri, Sangat kontras dengan kenyataan bahwa Indonesia jadi Tuan rumah pameran Filatelis tingkat dunia tapi di lain pihak banyak koleksi perangko berharga kita lari keluar negri. Memang sekarang denagan kemajuan dan keinginan orang yang serba instan, sangat susah untuk mengajari anak muda sekarang mengerti prangko,” terang Bp Suci Utomo, filatelis madiun yang sedang terbaring sakit”.

Tak jauh berbeda Suggiarto-pun mengamini pernyataan diatas,”Koleksi saya semua Mas mau saya jual, saya Tawarkan 125 juta”terang Sugiarto.Memamg harga segitu sangatlah mahal bagi sebagaian orang ditengah krisis ekonomi sekarang ini, tapi mungkin bagi penggemar perngko harga itu sesua denag keindaha dan kerapihan koleksi Sugiharto ini. “Saya jamin Mas perangko saya dalam album ini tidak akan cepat rusak bahkan tidak perlu perawatan selama 10 tahun” tambahnya.Dari pengamatan teman adakita memang sangat istimewa kondisi koleksi Pak Sugiharto ini, rapih dan tersusun sesuai tahun pembuatan serta negara yang menerbitkannya. Bagi pembaca http://www.liputanmadiun.wordpress.com  bisa menghubungi  yang berminat bisa menghubungi 0351.462269.mungkin anda kan jadi  salah satu penyelamat koleksi kekayaan budaya bangsa.

Pohon Gaharu Berharga Jutaan Rupiah

Pohon gaharu merupakan salah satu jenis tanaman yang paling banyak diburu orang. Penyebabnya yaitu tingginya nilai ekonomis dari kayu gaharu itu sendiri. Tumbuhan yang memiliki nama latin Aquilaria malaccensis ini bisa dikatakan merupakan tanaman saingan dari kayu cendana. Bisa dikatakan demikian sebab keduanya memiliki nilai ekonomis tinggi akibat kegunaannya sebagai bahan baku pembuatan aneka jenis wewangian yang dipakai manusia. Sekarang pohon gaharu tergolong spesies tanaman yang rentan punah. Hal itu disebabkan minimnya jumlah bibit gaharu akibat minimnya upaya pelestarian kayu gaharu.

Keunikan dari pohon gaharu adalah proses terciptanya gubal gaharu atau damar wangi yaitu bahan yang dipakai untuk bahan baku wewangian. Bila tanaman pada umumnya akan sakit dan mati terinfeksi penyakit sehingga orang akan berusaha mencari cara menyingkirkan tanaman dari segala infeksi, tapi semua itu tidak berlaku pada pohon gaharu. Pohon gaharu ini akan bermanfaat akibat terinfeksi penyakit. Infeksi ini terjadi akibat kapang parasit dari sejenis jamur yang bernama Phaeoacremonium parasitica. Infeksi ini menjadikan terciptanya gubal gaharu atau damar wangi.
Budidaya gaharu masih sedikit dilakukan, baru beberapa orang saja yang melakukannya. Hal itu tidak lepas dari masih rendahnya kesadaran masyarakat, mereka lebih senang mencari kayu gaharu dari hutan bahkan penjarahan pohon gaharu dilokasi budidaya kerap terjadi.

Baru akhir-akhir ini disaat pohon gaharu mulai langka dan harga jual getahnya semakin mahal. Usaha budidaya gaharu menjadi semakin dilirik pengusaha. Di Indonesia pengembangan pohon gaharu dilakukan di Nusa Tenggara Timur. Untuk melakukakan budidaya gaharu mudah hanya saja harus memiliki lahan yang cukup luas bila menginginkan hasil yang fantastis. Pohon gaharu memiliki sifat seperti tanaman hutan pada umumnya, untuk budidaya bisa dilakukan dengan menanam bibit dari anakan induk gaharu dengan jarak tanam sekitar tiga kali enam meter. Setelah umur sekitar 1 sampai 3 tahun bibit pohon gaharu sudah bisa dijual. Dan bila tanaman mencapai usia 5 sampai 8 tahun bisa dipanen getahnya, tapi sebelumnya disuntik dahulu obat pemuncul getah atau dengan kata lain obat yang menjadikan pohon gaharu terinfeksi.

‘’Kebutuhan gaharu dunia sangat besar yaitu sebesar 4000 ton per tahun dengan nilai berkisar Rp 3 triliun- Rp 4 triliun. Sementara kuota gaharu Indonesia hanya 300 ton per tahun. Itupun baru bisa dipenuhi hanya 10% saja. Oleh sebab itu, saya berusaha untuk mengembangkan potensi gaharu di wilayah Jateng kepada sejumlah investor yang berminat,’’ kata Agung, baru-baru ini.

Jenis tanaman penghasil gaharu yang berkembang juga banyak, yaitu sekitar 16 jenis dari genus Aquilaria dan genus Grynops serta spesies seperti Aetoxylon spp, Wikstroemiaspp, Dalbergia spp dan Excoeccaria agalocha. Sekitar 6 jenis dari genus Aquilaria ada di Indonesia, lanjut Agung, yang paling dikenal adalah Aquilaria malaccensis.

Saat masih bibit, harga satu pohonnya dijual Rp 25 ribu. Namun jika sudah menghasilkan gubah atau hasil inokulasi yang ada di dalam batang gaharu, harga satu batang pohonnya bisa mencapai Rp 500 ribu/kg untuk kualitas rendah dan kualitas biasa mencapai Rp 15 juta/kg, serta untuk kualitas doublesuper mencapai Rp 30juta/kg. Sementara cairan ekstrak ini kabarnya mencapai nilai jual lebih dari 30.000 dolar AS atau Rp 300 juta per liter.

Kecelakaan lagi di Jalur tengkorak Madiun – Ngawi

Sebuah Bus Mira mengalami kecelakaan di Ngawi, Jatim, Senin (13/2/2012) sekitar pukul 02.35. Sebanyak 4 orang tewas dan 16 orang mengalami luka-luka. AKP Tony Prasetya Kasatlantas Polres Ngawi pada, Senin, mengatakan, korban tewas dan luka-luka sudah dibawa ke RS Widodo dan RSU Ngawi.

Kronologi kejadian kata AKP Tony, berawal saat Bus Mira Nopol S 7186 US melaju dari Madiun arah ke Ngawi, tiba-tiba dari arah berlawanan ada truk gandeng yang akan masuk ke gudang dan menyeberang momotong jalur Bus Mira. Meski kepala truk sudah masuk areal gudang, namun sebagian gandengannya masih di badan jalan. Sedangkan jarak bus dengan truk cukup dekat.

Diduga tidak bisa mengantisipasi kondisi tersebut, sopir bus mengerem dan membanting stir ke kanan, yang akhirnya menabrak pohon di kanan jalan. Kemudian banting stir lagi ke kiri lagi kebablasan ke bahu jalan menabrak material pasir.

“Sopir bus masih shock, belum bisa dimintai keterangan,” kata AKP Tony. Korban tewas kebanyakan yang duduknya di tengah, karena bagian tengah badan bus tersebut ringsek akibat menabrak pohon hingga tumbang. Hingga sementara ini, data dan identitas korban, Kasatlantas Polres Ngawi ini masih belum mengantonginya, karena masih dalam proses identifikasi. Kata AKP Tony, kondisi di lokasi kejadian, bus belum dievakuasi, karena posisi sudah di pinggir jalan dan tidak terlalu mengganggu lalu lintas.

Evakuasi masih menunggu pihak Dishub Provinsi Jatim dan Tim Evaluasi Laka dari Polda Jatim. Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan Bus Mira nopol S 7186 US rute Surabaya – Ngawi di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Ngawi bertambah jadi 4 orang. Dari 4 korban meninggal dunia itu, baru dua orang yang teridentifikasi atas nama Herni Tiasih (35) guru, Desa Garing, Kec, Sukodono, Sidoarjo dan Nurwanto kernet bus warga Nganjuk.

Informasi yang diterima liputanmadiun.wordpress.com dari Unit Laka Lantas Satlantas Polres Ngawi, 2 korban meninggal dunia lainnya berjenis kelamin laki-laki dan masih diidentifikasi. Sedangkan korban luka-luka antara lain :

Luka Parah :

1. Tomi Setyawan (26) desa sidorejo, kec wungu, madiun

2. Suratmin (60) des ngiliran, kec Panekan, magetan

3. Sofyan Hidayat (25) Wonocolo, Sidoarjo

4. Hartuti (52) Desa Garing, Kec Tanon, Sragen

5. Nanang (22) Lampung

6. Ruslan (40) ds Garing, Kec Sukodono, Sidoarjo

7. Wardadus Suli (10) Desa Panilin, Sampang

8. Eko Lupianto (34) Jl. Manyar Sabrangan, Surabaya

9. Imron (25) dokter Jl. Kembang Kuning Kramat, Surabaya

10. Syamsuddin (35) Pasar Kliwon, Semanggi, Surakarta

11. Kartini (30) Jl. Manukan Asri, Tandes, Surabaya

12. Andi Prianto (30) Jl. Rajasa Temanten, Puri, Mojokerto

Luka Ringan :

1. Marni (45) swasta, Ds Ngrandu, Grobokan, Purwodadi

2. Parno (47) s.d.a

3. Eko Saputro (11) s.d.a

4. Mahmudi (33) swasta Panilin, Sampang

5. Siti Lestari (40) Desa Jambangan, Paron, Ngawi.

6. Sudhiono (40) Desa Gemanyar, Sragen

7. Silifus Neri W (29) Desa Kauman, Karangrejo, Magetan

8. Sukini (15) desa Guli, Gunukan, Sragen

9. Eko Yuli (40) Desa Garing, Kec Sawahan, Madiun

10. Dasuki (47) Jl. Margo Rukun, Bubutan, Surabaya

11. Joni (35) Ds Gunung sari, Madiun

12. Moch Wildan (23) mahasiswa, Jl. Pertanahan, Banjaran, Bangkalan

13. Sri Pangestuti (30) Jl. Manukan Asri, Tandes, Surabaya

14. Sudiyanto (50) desa Danyang, Kec Glogor, Surakarta

Wisata Makam G.B.R.Ay. Maduretno

Jika kita mendengar kata makam (bukan makan), ternyata juga membuat banyak orang menjadi was-was. Di Kabupaten Magetan juga ada makam yang menjadi tempat wisata bersejarah, yaitu makam adipati maospati. Tempat pemakaman ini berada di gunung bancak, sebelah tenggara Kabupaten Magetan.

Di sana ada makam G.B.R.Ay. Maduretno dan K.P.A.H. Ronggo Prawirodirdjo III. K.P.A.H. Ronggo Prawirodirdjo III yang merupakan Adipati Maospati Madiun ke III. Beliau dihukum mati sebagai pemberontak melawan penjajahan Belanda dan dimakamkan di makam pemberontak Banyu Sumurup tahun 1810 dinyatakan sebagai pejuang perintis melawan Belanda oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX tahun 1957. Dan dimakamkan kembali di Gunung Bancak Desa Giripurno +/- 18 Km arah Tenggara dari kota Magetan.

Makam permaisurinya Putri Hamengku Buwono II, G.B.R.Ay. Maduretno merupakan tempat semedi dan ziarah oleh warga masyarakat luar maupun dalam kota Magetan. Selain itu, tempat ini juga menjadi tempat yang sangat indah untuk menikmati pemandangan asri.

Disekitar daerah ini masih banyak batu-batu besar yang terjaga dengan pohon-pohon nan kokoh. Dimakam ini dilengkapi dengan beberapa keindahan yang dibuat oleh warga sekitar, yaitu ternak sapi. Disekitar makam ini banyak orang yang melepaskan sapinya untuk mencari makan. Sehingga menjadi pemandangan yang unik selain makan itu tadi, belum lagi dengan tingkah laku hewan ini yang membuat kita melihat keindahan luar biasa. Sapipun memiliki jenis yang berbeda-beda, jadi jangan ragu untuk mampir ke tempat ini. Dan keramahan warga sekitar sudah menunggu anda.

Beli kondom berhadiah TV

MADIUN – Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lokalisasi Wisma Wanita Harapan Gude di Desa Teguhan, Jiwan, Kabupaten Madiun, kembali mengadakan kegiatan undian bungkus kondom. Kegiatan ini bertujuan untuk mengampanyekan pemakaian kondom untuk menghindari berbagai penyakit seksual menular.

 

Tradisi undian bungkus kondom berhadiah ini diadakan setiap enam bulan sekali. Jumlah bungkus kondom yang diundi kali ini sebanyak 9.540 bungkus. Sepuluh bungkus kondom dapat ditukarkan dengan satu kupon berhadiah. Hadiahnya pun beragam mulai dari kipas angin, VCD player, sampai televisi.

 

Kegiatan ini diadakan oleh Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun bekerjasama dengan Yayasan Bambu Nusantara dan Kelompok Kerja (Pokja) yang ada di lokalisasi.

 

“Kegiatan ini untuk menumbuhkan motivasi pada anak asuh agar selalu konsisten memakai kondom,” ujar Ketua Pokja Arjuna Tohirin. Cara ini menurutnya akan memutus mata rantai epidemi HIV/AIDS terutama di lokalisasi. Dia menambahkan kegiatan ini juga bagian dari pencanangan penggunaan kondom 100 persen di lokalisasi Gude.

 

Sedangkan menurut Ketua Rumah Tangga (RT) Lokalisasi Gude, Suwaji, saat ini ada sekira 72 penghuni lokalisasi dan 27 wisma dan 19 ibu asuh (germo). Pihaknya bersama Pokja setempat telah lama melakukan monitoring penggunaan kondom. “Setiap Rabu dan Minggu, Pokja mengecek persediaan kondom di setiap kamar,” ujarnya.

 

Setiap tamu yang berkunjung selalu dibekali kondom yang diberikan saat membayar tiket parkir dan tiket masuk lokalisasi. “Untuk mengantisipasi tamu yang terlewatkan atau tidak membawa kondom, di tiap kamar disediakan kondom sepuluh buah,” ujar Suwaji.

 

Para Pekerja Seks Komersial (PSK) merasa senang dengan adanya pencanangan penggunaan kondom ini. “Memakai kondom akan lebih aman. Kalau enggak pakai kondom, saya enggak mau melayani,” jelas Ik (27), salah satu PSK. Dalam undian kali ini, ada salah satu PSK yang menukarkan 500 bungkus kondom sehingga dia berhak mendapat 50 kupon undian.

 

Menurut Direktur Program Yayasan Bambu Nusantara, Titik Sugianti, mengatakan selama ini pihaknya terlibat aktif dalam pendampingan kelompok-kelompok yang berisiko tertular HIV/AIDS.

 

“Tidak hanya PSK tapi juga pengguna narkoba dengan jarum suntik,” tuturnya di sela-sela pengundian. Menurutnya, pihaknya tidak hanya melakukan pendampingan ke PSK di lokalisasi tapi juga PSK yang beroperasi di jalanan.


Evakuasi Sumber Kencono Memakan Waktu 5 Jam

Proses evakuasi bangkai bus Sumber Kencono jurusan Yogyakarta-Surabaya yang terlibat kecelakan maut dengan sedan Hunda Accord bernopol AG 1663 V di jalan Raya Ngawi Surabaya tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Karangrejo, Magetan Kamis (9/2/2012) memakan waktu lebih dari lima jam.

Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Dadang Kurnia mengatakan, proses evakuasi bangkai bus bernopol W 7503 UY tersebut dimulai sekitar pukul 16.00 WIB, namun karena tingkat kesulitan yang cukup tinggi membuat bus baru bisa dikeluarkan dari tebing sungai sekitar pukul 22.00 WIB lebih.

“Proses evakuasinya memakan cukup banyak waktu kalau dihitung ada lebih dari lima jam. Dan sekarang badan bus akan kami bawa ke Polres untuk barang bukti. Jadi kami terpaksa mengalihkan jalur lalu lintas dari Ngawi menuju Madiun dan sebaliknya.” ujarnya usai proses evakuasi.

Salah satu anggota tim evakuasi, Sumaryono mengatkan, sempat kesulitan dalam mengangkat bangkai bus yang jatuh di tebing sungai sedalam 20 meter. Hal itu dikarenakan posisi bus yang terbalik dan sangat dekat dengan tebing. Selain itu berat bus  juga menambah tingkat kesulitan.

“Kabel baja yang kami gunakan untuk mengangkat bus memiliki kapasitas 12 ton dan busnya memiliki berat 15 ton. Jadi kami harus beberapa kali berhenti untuk memeriksa kabel dan membetulkan letaknya agar kabel baja tidak putus,” jelas Sumaryono operator crain.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan bus Sumber Kencono dan mobil sedan terjadi di Jalan Raya Ngawi-Surabaya tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Karangrejo, Magetan. dalam kecelakan tersebut dua orang tewas ditempat dan belasan lainnya luka-luka. Sementara bus terjun bebas dari jembatan ke sungai sedalam 20 meter